Tampilkan postingan dengan label World of Islam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label World of Islam. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 Juli 2014

Iskandar Dzulqarnain, Raja Yunani ?


Benarkah Iskandar (Inggris : Alexander ) Dzulqarnain adalah seorang raja Yunani yang terkenal itu, Alexander the Great ?

Ibukota Yunani, Athena


Banyak buku yang meriwayatkan tentang Alexander the Great. Ada yang menyebutnya Alexander of Macedonia (Alexander dari Makedonia atau Iskandar al-Maqduni), Cyrus II dll. Banyak juga pihak yang meyakini bahwa Alexander the Great adalah raja Dzulqarnain, termasuk Michael H Hart, penulis buku The 100 : A Ranking of the Most Influential Persons in History (100 Tokoh Berpengaruh di Dunia). Konon, Alexander the Great adalah raja Dzulqarnain yang disebut Al-Qur'an dalam surah al-Kahfi : 83-98. Karenanya, ada yang menyebutnya Iskandar Dzulqornain.

Alexander the Great adalah putra Raja Philip. Konon ia dilahirkan pada tahun 356 SM dan meninggal dunia pada usia 33 tahun. Ia menggantikan ayahnya, tiga tahun setelah ayahnya menaklukkan Yunani..

Dalam kamus al-Munjid (Arab) karangan Lewis (Libanon), Alexander the Great ditulis dengan Iskandar al-Kabir.

Pada masanya, selama 12 tahun memimpin kerajaan, ia berhasil menaklukkam berbagai imperium atau kekaisaran, termasuk imperium Persia, Yunani, hingga India. Karena luasnya wilayah kekuasaannya ini, ia sering disebut sebagai Dzulqarnain (Yang memiliki 2 tanduk) karena menguasai dua wilayah besar, yakni timur dan barat. Ia diberi mahkota dengan 2 tanduk di kepalanya.

Ilustrasi Raja Dzulqornain

Dalam versi Kristen, namanya disebut dalam kitab Daniel bab 8 : 21. Ia adalah raja Yunani yang disimbolkan sebagai kambing jantan dengan tanduk besar di antara kedua matanya.

Lalu bagaimana dengan Dzulqornain ? Ada yang menyebutkan, dia hidup pada abad ke-6 SM (545 M), yang berarti dia hidup jauh sebelum Alexander the Great (356-323 SM) dan namanya adalah Abu Karb al-Himyari atau Abu Bakar bin Ifraiqisy dari daulah al-Jumairiyah.

Yang pasti, banyak pihak yang membantah bahwa Dzulqornain adalah Alexander the Great. Perbedaan mendasarnya, raja Dzulqornain adalah seorang raja muslim yang shalih, bahkan meurut sebagian ulama, dia adalah seorang Nabi, sedangkan Alexander the Great adalah seorang non-muslim.

Ada yang menyebutkan, dia berasal dari Mesir. Dia  merupakan salah seorang anggota keluarga Fir'aun zaman Nabi Musa AS (QS. Al-Mukmin : 28). Menurut versi ini, namanya adalah Akhnaton, putra Aminhotep (Imhotep/Mineptah) III, raja yang tewas di laut merah. (Jika anda menonton film " Ten Commandement" yang biasanya diputar Global TV, anda akan menemukan tokoh Aminhotep ini.)

Konon orang ini pernah melakukan perjalanan ke daerah Cina dan dari sinilah banyak yang mengaitkannya dengan pembangunan tembok untuk menghalangi Ya'juj dan Ma'juj. Menurut beberapa arkeolog, reruntuhan bangunan tembok itu berkonstruksi besi dan tembaga yang cara pembuatannya dan desainnya menggunakan pola desain Mesir.

Tembok China


Hal lain yang mendukung bahwa dia dari Mesir adalah berkembang pesatnya pengolahan kertas di Cina, yang mana sebelumnya, pengembangan kertas hanya ada di Mesir dengan papyrus (paper).

Ada beberapa perbedaan antara Dzulqornain dan Alexander the Great, diantaranya :

Dzulqornain :
 (1) Seorang monoteisme (menyembah satu Tuhan), (2) mendapat firman Allah (terlepas dari apakah itu wahyu atau ilham), (3) tidak mengambil harta negeri jajahan secara dzhalim, (4) membuat tembok pembatas untuk melindungi di negeri yang didatanginya.

Alexander the Great :
(1) penyembah berhala, (2) suka sesama jenis, (3) penjajah yang sangat kejam (merusak dan merampas), (4) tidak membangun tembok pembatas.

So gimana menurut mu ?
Wallahu a'lam..

Dikutip dari buku Situs-Situs Dalam Alqur'an Dari Hebron Hingga Borobudur oleh Syahruddin el-Fikri dengan perubahan.

Sabtu, 26 Juli 2014

Hebron, Kota Trio Nabi



Hebron atau Ibran, menurut suatu riwayat adalah nama lain Nabi Ibrahim AS. Hebron (Hebrew) merupakan salah satu kota terbesar di Tepi Barat, Palestina. Letaknya sekitar 30 kilometer di selatan Yerussalem. Hebron adalah kampung halaman Nabi Ibrahim.

Hebron merupakan salah satu pusat perdagangan di Tepi Barat dengan komoditas berbagai kebutuhan sehari-hari, seperti anggur, buah ara, kapur dan susu. Pabrik susu yang terkenal di wilayah ini adalah al-Junaidi.

Hebron, termasuk kota yang ramai dikunjungi. Sebab, di kota ini terdapat makam Nabi Ibrahim AS dan istrinya (Sayyidah Sarah), Nabi Ishaq dan istrinya (Ribka/Rifqoh) serta Nabi Ya'qub dan istrinya (Lea). Maka dari itu, kota ini juga diangaap sebagai kota suci bagi kaum Yahudi.





Gua Machpelah

Mereka dimakamkan di sebuah gua bernama Gua Para Leluhur (Machpelah/Makfilah). Di atasnya dibangun bangunan seperti masjid, yakni kubah makam trio nabi tsb.


Komplek Pemakaman Nabi Ibrahim AS

Makam laki-laki berbentuk segi delapan (oktagon), sedangkan makam perempuan berbentuk segi enam.

Nabi Ibrahim bersama kedua istrinya, tinggal di Hebron setelah hijrah dari Babilonia. Kemudian setelah Nabi Ismail AS lahir,  atas wahyu dari Allah, Nabi Ibrahim membawa Sayyidah Hajar dan Nabi Ismail ke Makkah.


Makam Nabi Ibrahim AS


Nabi Ishaq juga lahir di kota ini. Menurut al-Maghluts, sang Nabi lahir diperkirakan pada tahun 1879 SM, sedangkan Nabi Ismail empat tahun lebih tua.

Nabi Ya'qub wafat di kota ini.

Bangsa Kan'an menyebut kota Hebron dengan nama Arba, yang dinisbatkan kepada rajanya yang berbangsa Arab Kan'an, kabilah 'Inak. Namun kemudian kabilah ini dikenal dengan nama Gedron, Gabarion dan Hebron.

Hebron masuk wilayah Islam pada masa kekhalifahan Sayyidina 'Umar bin Khaththab, sekitar abad ke-7 M atau 25 H. Pada masa ini, kehidupan berjalan damai dan tentram.

Pada masa pemerintahan Dinasti Mamluk (Mameluk) dan Ayyubiyah, Hebron berganti nama menjadi al Khalil. Nama ini diberikan oleh panglima Shalahuddin al-Ayyubi setelah merebut kota ini pada tahun 1187 M. Kemudian pemerintahan Ayyubiyah digantikan oleh Turki Utsmani (Ottoman dalam Inggris).

Di masa inilah, ada peraturan yang melarang orang Kristen dan Yahudi yang memasuki kota itu, namun berakhir pada pertengahan abad 14 M.

Bibliografi : El-Fikri, Syahruddi; Situs-situs Dalam Alquran Dari Hebron Hingga Borobudur, Republika, Jakarta, 2013.

Senin, 21 Juli 2014

Zionis on History #2




Assalaamu'alaykum wr. wrb

Kembali lagi saudara-saudaraku, yuk kita menggali lagi lebih dalam, siapa itu jewsh (Yahudi), zionis, kapan berdirinya dan siapa saja yang terlibat, tak terkecuali bapak sekularisme Turki, Mustafa Kemal Ataturk. Video ini diambil dari karya Harun Yahya, seorang ilmuwan-religius Turki. 

Selamat menikmati !!!




Bagaimana menurutmu ???

Wassalaamu'alaykum wr. wb


Minggu, 20 Juli 2014

Zionis on History #1



Assalaamu'alaykum wr. wb

Saudara-saudaraku seiman, seagama, agama Islam. Saat ini dunia Islam Internasional sedang digetarkan dengan agresi militer Yahudi di Ghaza, Palestina, tanah kelahiran Imam Syafi'i (rahmatullah 'alayh). 

Saya sengaja tak memakai istilah Israel untuk kaum zionis, karena Israel itu, sebagaimana yang kita tahu, adalah nama lain dari Nabi Ya'qub 'alayhissalaam.


Nah pada kesempatan kali ini, yuk kita lihat bagaimana kaum zionis yahudi modern bisa datang ke Palestina setelah masa diaspora dan siapa sajakah pihak yang ikut bertanggung jawab. Saksikan video berikut.




What do you think ???Please comment, like, share and invite


Wassalaamu'alaykum wr. wb.